Newsticker.....................................................(Djakarta News)- Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Tersibuk di Dunia.....(antaranews.com)- Jakarta general election commission holds plenum to announce gubernatorial winner .....(thejakartaglobe.com)- Cibubur Underpass Opens.....(BBC News)- Flooding tests Jakartas Obama.....
Showing posts with label Infrastructure. Show all posts
Showing posts with label Infrastructure. Show all posts

Thursday, October 31, 2013

Underpass Cibubur Telah Dioperasikan

Jakarta (Djakarta News)- Kawasan Cibubur berkembang pesat terutama di seputar jalan Nasional alternatif Cibubur atau yang sering disebut Jalan Trans Yogie. Jalan Trans Yogie membentang dari Exit Tol Cibubur (jalan tol Jagorawi) sampai Cileungsi. Di sepanjang jalan Trans Yogie terdapat beberapa kawasan elit perumahan seperti Rafles Hills, Citra Gran, Kota Wisata, dan Legenda Wisata, juga masih banyak kawasan baru perumahan yang tumbuh seiring perkembangan dan pertumbuhan penduduk di daerah penyangga Jakarta.

Kawasan Cibubur adalah kawasan yang meliputi bagian-bagian antara lain :
· Kelurahan Cibubur, di bawah wilayah propinsi DKI Jakarta.
· Cibubur yang sebagian masuk wilayah kota Depok, propinsi Jawa Barat.
· Cibubur yang sebagian masuk wilayah Kota Bekasi, Propinsi Jawa Barat.
· Cibubur yang sebagian masuk wilayah timur Kabupaten Bogor.

Underpass Cibubur menjelang diresmikan


Dengan perkembangannya, mobilitas penduduk juga ditentukan oleh tempat kerja dari penduduk yang tinggal di kawasan Cibubur. Banyak penduduk kawasan Cibubur yang bekerja di Jakarta. Tentu ini akan berdampak dengan beban jalan Trans Yogie terutama di pagi dan sore bahkan sampai malam hari.

Untuk menuju Jakarta menggunakan mobil, pekerja biasanya melalui rute jalan Trans Yogie, Cibubur Junction, tol Jagorawi, Cawang, dst. Jalan di Cibubur Junction sangat padat disebabkan karena menumpuknya kendaraan yang antri akan masuk pintu tol Cibubur, yang harus melalui Jembatan atas tol dan Mal Cibubur Junction.



Underpass Cibubur setelah dioperasikan




Underpass Cibubur

Dengan pertimbangan tersebut, maka dibuatlah underpass Cibubur yang menghubungkan Jalan Trans Yogie dengan jalan tol Jagorawi arah ke Jakarta tanpa melalui Cibubur Junction. Diharapkan underpass ini bisa mengurangi kepadatan hingga 20 %.

Underpass Cibubur mulai dibangun pada 2011 dalam tiga tahap dengan sumber dana APBN senilai Rp.99 milyar dengan panjang 1.199 meter yang terdiri 93 meter box underpass di bawah jalan tol Jagorawi dan jalan akses masuk serta keluar sepanjang 1.106 meter.

Pembangunan underpass Cibubur mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai jalan terowongan terpanjang yang menggunakan teknologi push jacking.

Di akhir bulan Oktober ini underpass Cibubur sudah beroperasi. Proyek underpass Cibubur telah diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada Jumat (25/10/2013).

Lumayan mengurangi kepadatan lalulintas menjelang jembatan tol Jagorawi Cibubur junction walaupun jalan Trasyogie masih terdapat titik-titik kemacetan antaralain di setiap putaran balik seperti di Kota Wisata, Legenda Wisata, Citra Gran, Cikeas, Cibubur Plasa, Kranggan, dan Raffles Hills.



Source: finance.detik.com, wikipedia.org
Photo: Djakarta News

Sunday, March 20, 2011

10 Terowongan Kereta Api Terpanjang di Dunia

Jakarta (Djakarta News)- Di Indonesia sebenarnya terdapat daerah-daerah strategis yang bisa dibuat terowongan kereta api bawah laut seperti di Selat Sunda yang menghubungkan pulau Sumatra dan Jawa, yang bisa mempercepat transportasi dari ibu kota RI Jakarta ke kota-kota di pulau Sumatra dan Selat Bali yang menghubungkan pulau Jawa dan Bali.

                                                 

Dengan terhubungnya antara dua sisi terowongan rel terpanjang di dunia yang baru saja selesai di Alpen Swiss, segera menambah daftar terowongan terpanjang di dunia.

Terowongan bisa disebut sebagai keajaiban teknologi, dan bisa membantu untuk membuat perjalanan kita lebih pendek dan juga lebih nyaman.

Berikut ini adalah daftar 10 terowongan kereta api terpanjang di dunia :

10. Vereina Tunnel – Switzerland (19,058 km):


Vereina Tunnel terletak di Swiss Timur, dengan panjang 19,058 km adalah salah satu terowongan kereta api terpanjang di dunia. Ini juga merupakan terowongan kereta api rel tunggal dan jasa RhB Swiss Kereta Api jaringan dan menghubungkan kota-kota Scuol-Tarasp dan Chur.


9. Simplon I & II– Italy/ Switzerland (19,803 km):






Kedua terowongan menyediakan akses ke jaringan Simplon Kereta Api yang menghubungkan kota Swiss Brigjen dengan Domodossola dari Italia sepanjang 19,803 km. 

Karena kedua terowongan hanya memiliki trek tunggal, mereka dikenal sebagai Simplon I & II. Terowongan pertama dibuka pada 1906 dan yang kedua pada 1921


8. Daishimizu Tunnel – Japan (22,2 km):

Dengan panjang 22,2 km, merupakan salah satu dari terowongan Jepang untuk fitur dalam daftar terowongan terpanjang di dunia

Faktor unik dari terowongan ini adalah pada saat menggali, mereka menemukan banyak air alami dan kemudian dijual dalam botol. 

Terowongan ini telah memotong waktu perjalanan antara Nigata dan Tokyo turun sampai dengan satu jam empat puluh menit.


7. Iwate – Ichinohe Tunnel – Japan (25,81 km) :


Konstruksi untuk terowongan sepanjang 25,81 Km ini dimulai tahun 1991 dan dibuka untuk umum pada tahun 2002. Setelah melewati medan berbukit, terowongan ini menghubungkan Tokyo dengan Aomori. Kedalaman maksimum dari terowongan ini adalah sekitar 200 meter.


6. Taihang Tunnel – China (27,848 km):

Sebuah terowongan double track, terowongan ini selesai pada bulan Desember 2007. Dibangun untuk Penumpang Kereta Api Shitai, ini menghubungkan ibukota provinsi Hebei, Shijiazhuang dengan Taiyuan, ibukota provinsi Shanxi. Panjang Terowongan itu adalah 27,848 km.


5. Guadarrama Rail Tunnel – Spain (28,4 km):




Guadarrama Rail Tunnel adalah terowongan kereta api yang menghubungkan Madrid dan Valladolid, yang merupaka rel kereta api kecepatan tinggi, dengan panjang 28,4 km. Terowongan ini memiliki dua tabung, dan merupakan terowongan rel terpanjang di Spanyol.

  
4. Loetschberg Tunnel – Switzerland (34,57 km):






Loetschberg Tunnel merupakan terowongan kereta api yang memiliki panjang 34,57 km, menghubungkan Frutigen, Berne dan Raron. Terowongan ini dapat menampung baik kereta penumpang dan kereta barang. 

Bagi wisatawan Jerman bepergian ke resor ski Swiss, terowongan ini telah berjasa besar karena memotong waktu perjalanan mereka menjadi setengah perjalanan sebelumnya.


3. Channel Tunnel – England and France (49,9 km):








Terowongan Channel memberikan link rel sangat nyaman antara Inggris dan Perancis, melalui jalur kereta api di bawah dasar laut. Dengan panjang 49,9 km dan bagian sepanjang 37,9 km berada di bawah laut, sehingga membuatnya terowongan bawah laut ini menjadi salah satu yang terpanjang di dunia.

Terowongan Channel berada di bawah Selat Inggris (tepatnya di Selat Dover) yang menghubungkan Cheriton, Kent, di Britania Raya, dan Coquelles dekat Calais di utara Perancis.
Proyek berbiaya besar ini awalnya dimulai dengan beberapa kesalahan, dan akhirnya selesai dibangun pada 1994.

Saat ini, sebelum Gotthard Base Tunnel dibuka, Channel merupakan terowongan rel terpanjang kedua di dunia setelah Terowongan Seikan di Jepang. Terowongan ini dioperasikan oleh Eurotunnel plc. Chunnel - dimana Chunnel adalah kependekan dari The Channel Tunnel

2. Seikan Rail Tunnel – Japan (53,8 km):









Dengan panjang 53,8 km, rekor untuk terowongan rel terpanjang di dunia sejauh ini telah dicapai oleh Rail Seikan Tunnel yang menghubungkan pulau Honshu ke pulau Hokkaido. Terowongan ini dibuka pada 1988, dan memiliki hamparan 23,5 km yang telah dibangun di bawah dasar laut (Selat Tsugaru). Ini juga merupakan terowongan rel terdalam di dunia.

1. Gotthard Base Tunnel – Swiss Alps (57 km):









Gotthard Base Tunnel akan dibuka hanya untuk lalu lintas kereta api pada tahun 2017. Terowongan Gotthard merupakan terowongan kereta api dibawah Alpen di Swiss . Terowongan ini akan menghubungkan dua desa di kedua sisi pegunungan Gotthard, dan telah digali 2000m di bawah pegunungan.

Dengan panjang 57 km (35,4 mil), terowongan itu akan menjadi bagian penting dari jaringan yang menghubungkan Eropa Utara dengan Eropa tenggara. Total panjang dari terowongan, lubang dan bagian-bagiannya 151,84 km (94,3 mil). Terowongan rel ini akan menjadi terpanjang di dunia, melebihi terowongan bawah laut Seikan di Jepang.



Source: dari berbagai sumber 


Tuesday, January 25, 2011

Fly Over Tubagus Angke Telah Dilewati Kendaraan Roda Dua

Jalan dari arah Jembatan Lima menuju Jembatan Dua 


Jalan dari arah Jembatan Dua menuju Jembatan Lima 


Jakarta (Djakarta News)- Pembangunan fly over Tubagus Angke sudah berjalan sekitar satu tahun. Pembangunannya telah dimulai dari Januari 2010, dan diperkirakan selesai selama satu tahun. Berarti akan selesai awal tahun 2011 ini.

Jalan yang merupakan penghubung daerah Jembatan Lima dan Jembatan Dua ini, kemacetan masih terasa parah, tetapi sedikit berkurang karena khusus kendaraan bermotor roda dua sudah diperbolehkan melewati fly over tersebut.

Bagi pengendara kendaraan roda dua bisa dikatakan tidak mengalami kemacetan yang parah. Kemungkinan ini diberlakukan untuk uji coba jembatan layang (fly over) bagi kendaraan roda dua.

Dengan demikian tidak lama lagi fly over Angke akan selesai dan bisa dilewati oleh kendaraan roda empat seperti mobil, bus, dan truk sehingga transportasi yang begitu ramai di kawasan itu bisa menjadi lancar.

Semoga cepat selesai. 







Tuesday, November 2, 2010

Tempat Parkir Sepeda Sangat Dibutuhkan di Jakarta

Jakarta (Djakarta News)- Kemacetan di Jakarta terjadi saat jam-jam berangkat dan pulang kerja, ditambah cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini dengan hujan yang cukup lebat, membuat kemacetan semakin parah. Penyebab kemacetan sebenarnya begitu kompleks, dari membludaknya pemakai kendaraan pribadi seperti mobil dan motor, hingga kurang layaknya sarana transportasi umum massal. Tujuan utama yang harus dilakukan adalah peningkatan pelayanan transportasi massal yang aman, nyaman, murah, dan terintegrasi dengan kawasan strategis.

Salah satu kebutuhan pendukung transportasi massal yang sebenarnya sangat diperlukan di Jakarta adalah tersedianya lahan parkir untuk sepeda. Dengan adanya tempat-tempat parkir sepeda di tempat yang strategis seperti di terminal bus, stasiun kereta api, bandar udara, halte-halte bus, mal, pasar dan lain-lain, akan meningkatkan pengguna sarana transportasi massal. Contoh kecil, misalnya orang yang tinggal jauh dari jalan protokol, terminal,  stasiun, halte bus, atau rute transportasi massal, bisa menggunakan sepeda dengan tujuan ke sarana transportasi massal terdekat, dengan tidak harus menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor. 






Seperti di Tokyo Jepang, untuk mengatasi massalah parkir sepeda, tempat parkir dengan sistem robot (robotic parking) telah diciptakan untuk memarkir sepeda secara cepat, aman dan efisien. Dengan populasi besar di Tokyo, ada ribuan orang yang naik sepeda untuk bekerja, ke stasiun kereta api karena sarana transportasi di Tokyo murah, praktis dan efisien. Karena terdapat begitu banyak sepeda di jalanan, ada peningkatan kebutuhan tempat parkir yang layak untuk sepeda .

Jika anda memikirkan kota yang penuh sepeda, pertama mungkin Amsterdam atau sebuah kota di Cina. Tapi Tokyo memiliki keunikan sendiri dengan jumlah pengendara sepeda yang besar. Dengan 90 persen komuter di Tokyo menggunakan kereta api , 30 persen diantaranya mengandalkan sepeda untuk mencapai tujuan akhir mereka. Begitu banyak sepeda, mulai menjadi massalh untuk menemukan tempat  parkirnya. Satu solusi yang aman, ramah lingkungan, robot tempat parkir telah ditemukan dengan sistem otomatis penyimpanan bawah tanah.


Memang, untuk pengendara sepeda di Tokyo, solusi ini tidaklah sederhana. Sistem ini menggunakan kartu keanggotaan yang biaya ¥ 2.600 (sekitar $ 29 atau € 21) per bulan, ada juga yang sekitar $ 18 sebulan. Tiap orang memiliki akses ke garasi parkir sepeda selama sebulan. Ketika mereka tiba di tempat parkir tersebut, mereka menempatkan sepeda mereka di tempat tertentu, gesek kartu magnetik anggota mereka, dan robot datang mengambil sepeda untuk disimpan selama satu hari (atau lebih).

Tangan robot datang menjemput sepeda dan menyimpannya di bawah tanah dengan ribuan sepeda lain. Biasanya berlangsung sekitar 10 detik untuk mengambil sepeda mereka ketika kembali. Ini adalah ciptaan yang indah yang sangat efisien  karena bawah tanah.








Untuk di Jakarta tidak usah terlalu muluk dulu, yang penting disediakan tempat parkir sepeda yang memadai walaupun sederhana, sambil memberikan solusi yang hebat untuk penumpang transportasi massal di Jakarta. Hal ini bisa membantu mempromosikan penggunaan sepeda sebagai pendukung terwujudnya sarana transportasi massal dengan menciptakan solusi yang praktis, murah dan mudah.

Source:
  • walyou.com
  • green.autoblog.com
  • break4fun.zarke.net

Sunday, July 25, 2010

Jakarta's 2030 Spatial Planning Bylaw To Be Completed This Year


Jakarta (The Jakarta Post)-Jakarta's Development Planning Agency (Bappeda) is in the process of finishing the deliberation of the bylaw draft of the 2030 Spatial Planning, which would determine the fate of Indonesia's capital city over the next 20 years.

“We are striving to meet the target. We want the deliberation of the bylaw to be completed by the end of this year,” newly appointed Bappeda head Sarwo Handayani said on Thursday.

She said the city was also in the final familiarization process of soliciting inputs from the people, including members of the Citizen Coalition for Jakarta 2030.

The citizen coalition considered that the draft Spatial Planning bylaw did not sufficiently accommodate public participation and suggested the city consult all stakeholders, including marginalized people, before changing the draft.

Governor Fauzi Bowo earlier stated he refused to completely revise the 2030 Spatial Planning bylaw draft as requested by  the coalition of concerned citizens, who are demanding greater public participation in their city’s future.

Fauzi said the draft was open to modification, but he would not accept a completely new submission.


Source: thejakartapost.com
Foto:thejakartaglobe.com



Related post:

Saturday, May 22, 2010

Damage Road

(Djakarta News)-Kualitas aspal di jalanan Jakarta memang lebih bagus dari pada di luar Jakarta. Jalan raya begitu halus dan mulus, terutama di jalan tol, juga di jalan protokol seperti jalan Jendral Sudirman. Akan tetapi bagusnya jalan di Jakarta tidak 100%, yang justru bisa sangat berbahaya bagi pengguna jalan terutama kendaraan bermotor roda dua. Mengapa? Karena ibarat “sedang makan nasi yang enak dengan kualitas beras terbaik tetapi nasi tersebut kecampur dengan kerikil keras yang bisa membuat gigi sakit ketika mengunyah”. 

Bayangkan saja seperti yang sering saya lihat di jalan bahkan pernah saya alami, kendaraan melaju dengan percaya diri karena jalanan mulus, tapi tiba-tiba ada lubang di tengah jalan yang begitu mendadak tidak bisa dihindari. Mau banting ke kanan bahaya dengan kendaraan dari belakang, banting kiri ada trotoar dan selokan, yah.. akhirnya terjang saja lubangnya dengan resiko kendaraan cepet rusak terutama ban, dan kemungkinan kecelakaan bisa terjadi kalau lubangnya dalam dan hilang keseimbangan.

Bahkan karena jalanan di Jakarta (Indonesia pada umumnya) masih banyak yang rusak, Uni Eropa menanyakan tentang Standar Nasional Indonesia (SNI) ban di Indonesia, yang sangat tinggi spesifikasinya, sehingga ban dari Eropa sulit masuk ke pasar nasional (bsn.go.id). 

Yang menjadi pertanyaan, mengapa di jalanan yang mulus tiba-tiba ada lubang?

Kalau alasannya anggaran yang tidak ada untuk memperbaiki dan menginspeksi secara rutin, lebih baik jalanan tidak begitu bagus tapi merata dan pengendara akan selalu waspada karena berpikir jalanan akan selalu seperti itu.

Pasangan SBY-Boediono berjanji mempercepat proyek-proyek pembangunan infrastruktur dalam lima tahun pemerintahan ke depan. Proyek-proyek yang sudah digagas lima tahun sebelumnya akan diteruskan, misalnya proyek jalan tol Trans-Jawa, jalan Trans-Kalimantan, Trans-Sumatra, pembangkit listrik, bandara dan pelabuhan” (vivanews.com).

Semoga salah satu janji yang pernah terlontar dari wapres Boediono saat kampanye Pemilu 2009 silam, tidak hanya proyek-proyek besar saja tetapi juga akan memperbaiki jalan yang rusak berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat ikut menjaga, karena jalan sangat vital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi bisa terpenuhi. Semoga!

Saturday, May 15, 2010

Soekarno-Hatta Airport Master Plan

Tangerang(Djakarta News)- Bandara  Soekarno-Hatta merupakan salah satu bandara terpadat di dunia dengan 800 lebih penerbangan perhari. Dengan semakin melonjaknya jumlah penumpang, telah dibangun terminal tambahan yaitu Terminal 3 yang telah beroperasi, dan akan menyusul beberapa terminal lain.

                            
Seperti yang saya lihat di master plan CGK (kode untuk Bandara Soekarno-Hatta) saat di Terminal 3, terlihat Terminal 3 akan memiliki 5 pier. Saat ini yang sudah dibangun dan beroperasi di Terminal 3 masih 1 pier. Terminal lain yang direncanakan yaitu Terminal 4 (3 pier), Terminal 5 (5 pier), serta Terminal Haji dan Penerbangan Umum (3 pier).

Desain bagian dalam terminal akan dikonsep menyerupai mal, untuk me­menuhi kebutuhan sekaligus memberikan kenyamanan kepada penumpang. Selain restoran yang menyediakan makanan dan minuman, juga akan menghadirkan pusat belanja di dalam terminal seperti yang telah diterapkan di Terminal 3 saat ini. Terminal 3 baru diisi oleh dua maskapai, yaitu Air Asia dan Mandala Air, jumlah penumpangnya sudah mencapai 8.000 orang per hari. Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta juga direncanakan untuk mampu didarati pesawat jenis Airbus A-380.

Monorel akan disiapkan dari stasiun Manggarai hingga ke terminal-terminal di bandara.. Penumpang pesawat yang menggunakan monorel tidak perlu lagi melakukan check-in di dalam terminal tetapi bisa dilakukan di check-in counter di kawasan Dukuh Atas. Monorel ini juga bisa dijadikan sebagai moda transportasi alternatif bagi para pekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.


                                                                          Terminal 3



                                                                         Sky Link



                                                                        Monorel 



                                                          Soekarno-Hatta Master Plan


Sumber: skyscrapercity.com



Related Post:

Recent Posts

Jakarta (Djakarta News)- Kawasan Cibubur berkembang pesat terutama di seputar jalan Nasional alternatif Cibubur atau yang sering disebut Jalan Trans Yogie.
 
Jakarta (Djakarta News)- Sebelumnya terpetik kabar Metallica akan konser di Jakarta tahun ini. Memang benar! Akhirnya Metallica menjadwalkan konsernya pada tanggal 25 Agustus 2013
 
(Djakarta News)-DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia ) memiliki jaringan pelayanan tersebar hampir di seluruh wilayah Republik Indonesia. DAMRI yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
 
Jakarta (Djakarta News)- Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di DKI Jakarta dimulai untuk pertama kalinya
 
Jakarta (Djakarta News)- Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Dubai International Airport masuk ke dalam daftar 10 besar
 

Followers

RECENT COMMENTS