Newsticker.....................................................(Djakarta News)- Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Tersibuk di Dunia.....(antaranews.com)- Jakarta general election commission holds plenum to announce gubernatorial winner .....(thejakartaglobe.com)- Cibubur Underpass Opens.....(BBC News)- Flooding tests Jakartas Obama.....

Sunday, November 29, 2009

Pasar Tradisional vs Pasar Modern

/ On : 11:37 PM/ Thank you for visiting my simple blog here. If you wanted to discuss or have the question around this article, please comment bellow.
Jakarta(Djakarta News)- Di Indonesia pasar tradisional sejak jaman dulu, jaman kolonial, telah ada. Di kota-kota besar masih terlihat pasar-pasar tradisional tersebut.


Seperti di Medan ada Pajak (pasar) Ikan, Pasar Sentral di Makasar, Pasar Johar di Semarang, Pasar Beringharjo di Yogyakarta, Pasar Klewer di Solo, atau Pasar Pabean di Surabaya, dan tentunya masih ada di kota-kota besar lain termasuk di Ibukota Jakarta.


Pasar-pasar tersebut masih bertahan hingga sekarang, walaupun mungkin sudah mulai banyak yang meninggalkan baik pedagang maupun pembelinya.


Di Jakarta saat ini terdapat sekitar 151 pasar tradisional, namun sebagian tingkat huniannya sudah mulai menurun  hingga di bawah 80%, sedangkan omset juga menurun sekitar 35% setiap tahunnya.


Dari 151 pasar mungkin hanya pasar-pasar yang tempatnya strategis yang masih akan bisa bertahan lebih lama. Selebihnya harus ada pembenahan dan pemeliharaan bangunan pasar serta fasilitasnya.


Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) (seperti yang dilansir oleh tempointeraktif.com) mencatat, ada pasar-pasar yang tingkat huniannya sudah berkurang diantaranya :

   *Pasar Sindang,
   *Pasar Tugu,
   *Pasar Sinar,
   *Pasar Pademangan,
   *Pasar Kebon Bawang 
   *pasar Enjo.
   *Pasar Cipinang Muara,
   *Pasar Cibubur,
   *Pasar Ciracas,
   *Pasar Bataputih, dan
   *Pasar Mede


Hal tersebut bisa terjadi kemungkinan salah satunya karena pasar yang sudah tidak terawat lagi, sehingga pengunjung enggan untuk memulai usahanya di pasar, demikian juga pembeli enggan untuk datang, dan juga faktor keamanan pasar tersebut masih kurang memadai.


Kemungkinan lain juga karena pertumbuhan pasar moderen di Jakarta yang begitu pesat. Dari mall, ITC, plasa, dan pasar grosir modern sudah banyak berdiri di Jakarta. Diperkirakan sudah ada ratusan mall berdiri di Jakarta.Berikut daftar mall yang ramai dikunjungi di Jakarta:

    * Lindeteves Trade Center (LTC-Glodok)
    * ITC Permata Hijau
    * ITC Roxy Mas
    * Lokasari Plaza
    * Mall Ciputra (d/h Citraland Mall)
    * Mall Daan Mogot
    * Mall Puri Indah
    * Mall Taman Anggrek
    * Roxy Mas Square
    * Slipi Jaya Plaza
    * Seasons City
    * Gajah Mada Plaza
    * Glodok Plaza
    * Harco Glodok
    * Hayam Wuruk Lindeteves
    * ITC Cempaka Mas
    * Menteng Plaza
    * Pancoran, Jakarta Selatan
    * Plaza Indonesia
    * EX Plaza Indonesia
    * Pusat Pertokoan Duta Merlin
    * Sarinah Plaza
    * Grand Indonesia Shopping Town
    * Plaza Atrium
    * Kalibata Plaza
    * Cilandak Town Square
    * Mal Cilandak
    * Blok M Plaza
    * ITC Fatmawati
    * ITC Kuningan
    * Mal Ambassador
    * Mall Blok M
    * Mall Pondok Indah I & II
    * Blok M Square
    * Pasar Raya Dept. Store
    * Pasar Bata Putih
    * Pacific Place
    * Plaza Semanggi
    * Setiabudi One
    * Senayan City
    * Lifestyle X'nter
    * Cibubur Junction
    * Kramat Jati Indah Plaza (KJI PLAZA)
    * Mal Arion
    * Mal Citra
    * Mal Graha Cijantung
    * Pulogadung Trade Center (PTC/PGTC)
    * Tamini Square
    * Pusat Grosir Cililitan
    * Dusit Mangga Dua
    * Harco Mangga Dua
    * Harco Mas Mangga Dua
    * Kelapa Gading Trade Center
    * La Piazza
    * Mal Artha Gading
    * Mal Kelapa Gading
    * Mall of Indonesia (MOI)
    * Mall Sunter
    * Pasar Pagi Mangga Dua
    * Pluit Village
    * Pluit Junction
    * Emporium Pluit Mall
    * Mangga Dua Square
    * Mal Mangga Dua
    * WTC Mangga Dua
    * Sports Mall Kelapa Gading
    * Kelapa Gading Hypermall

Menurut Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2002 tentang Jarak Antara Pasar Modern dan Pasar Tradisional, bahwa pasar tradisional dan pasar modern harus berjarak minimal dalam radius 2,5 kilometer.


Berpengaruh signifikankah antara jarak pasar tradisional dan moderen dengan kelangsungan hidup pasar?


Hal tersebut memang harus ada penelitian lebih lanjut, karena bisa jadi pangsa pasar tradisional dan moderen berbeda. Pasar tradisional kebanyakan yang berkecimpung kalangan menengah ke bawah sedangkan pasar moderen seperti mall kebanyakan kalangan menengah ke atas.






Related Post

1 comments:

wong deso said...

Jakarta sudah menjadi kota Malltropolitan :(

Post a Comment

Recent Posts

Jakarta (Djakarta News)- Kawasan Cibubur berkembang pesat terutama di seputar jalan Nasional alternatif Cibubur atau yang sering disebut Jalan Trans Yogie.
 
Jakarta (Djakarta News)- Sebelumnya terpetik kabar Metallica akan konser di Jakarta tahun ini. Memang benar! Akhirnya Metallica menjadwalkan konsernya pada tanggal 25 Agustus 2013
 
(Djakarta News)-DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia ) memiliki jaringan pelayanan tersebar hampir di seluruh wilayah Republik Indonesia. DAMRI yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
 
Jakarta (Djakarta News)- Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di DKI Jakarta dimulai untuk pertama kalinya
 
Jakarta (Djakarta News)- Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Dubai International Airport masuk ke dalam daftar 10 besar
 

Followers

RECENT COMMENTS