Newsticker.....................................................(thejakartapost.com)- PSSI fires Riedl, appoints new coach.....(antaranews.com)- Pertamina expecting net profit of Rp21 tln .....(thejakartaglobe.com)- Indonesians Despair Over Hollywood Boycott.....(BBC News)-Indonesia animal trade under pressure from campaigners

Sunday, February 28, 2010

SNI 1811-2007 Untuk Helm Pengendara Sepeda Motor

Jakarta(Djakarta News)-Undang-undang No. 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan pasal 106 ayat 8 mensyaratkan bagi semua pengendara sepeda motor dan penumpangnya untuk memakai helm yang memenuhi standar nasional Indonesia. Pengendara dan atau penumpang yang tidak memakai helm dikenakan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan, atau denda sebesar Rp, 250.000 ( dua ratus lima puluh ribu rupiah ).Permen Perindustrian RI No. 40/M-IND/PER/4/2009 tentang Perubahan Atas Permen Perindustrian Nomor 40/M-IND/PER/6/2008 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua Secara Wajib, mulai berlaku pada tanggal 1 April 2010. 

Pemerintah menetapkan aturan ini dengan alasan dan pertimbangan karena begitu tingginya angka kecelakaan yang melibatkan pengguna kendaraan bermotor roda dua. Sebagai contoh kecelakaan lalulintas arus mudik dan arus balik 2009 hingga hari ke-13 tercatat 1.437 kasus kecelakaan, sekitar 70,79% atau sebanyak 1.372 kasus merupakan kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor. Jumlah korban tewas mencapai 593 jiwa atau setara dengan 45 jiwa perhari (sumber:Ditjen Perhubungan Darat Dephub). Sebuah angka yang tidak kecil, setara dengan jatuhnya pesawat terbesar di dunia yaitu Airbus seri A380.

Ini membuktikan bahwa angkutan massal yang aman, nyaman, cepat, dan terjangkau mendesak untuk segera direalisasikan untuk masyarakat luas, sehingga nantinya pengendara sepeda motor banyak yang mau beralih menggunakan angkutan massal tersebut.

Dasar pemberlakuan standar Wajib Helm ber-SNI seperti Permen Perindustrian RI No. 40/M-IND/PER/4/2009 di atas yaitu:

Pasal 2 

(1) Memberlakukan secara wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) atau revisinya terhadap Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua SNI 1811-2007 dengan pos tarif HS 6506.10.10.00.

(2) Pemberlakuan secara wajib SNI Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pula bagi helm yang digunakan pengendara kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah (terbuka).

Peraturan ini mewajibkan PERUSAHAAN dan IMPORTIR yang memproduksi dan memperdagangkan HELM di dalam negeri untuk memenuhi persyaratan SNI.

Pasal 3

Perusahaan yang memproduksi Helm Pengendara Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 wajib :

(1) menerapkan dan memiliki SPPT-SNI Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan

(2) membubuhkan tanda SNI Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua pada setiap produk sesuai ketentuan yang berlaku

Pasal 4

Setiap Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 yang diperdagangkan di dalam negeri, yang berasal dari hasil produksi dalam negeri dan atau impor wajib memenuhi persyaratan SNI sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3. 

Sedangkan helm yang memenuhi Standar Nasional Indonesia berarti telah memenuhi persyaratan material dan konstruksi, serta telah lolos berbagai pengujian. 

SNI 1811-2007 menetapkan spesifikasi teknis untuk helm pelindung yang digunakan oleh pengendara dan penumpang kendaraan bermotor roda dua, meliputi klasifikasi helm standar terbuka (open face) dan helm standar tertutup (full -face).

1. Material :


Bahan helm harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

a. Dibuat dari bahan yang kuat dan bukan logam, tidak berubah jika ditempatkan di ruang terbuka pada suhu 0 derajat Celsius sampai 55 derajat Celsius selama paling sedikit 4 jam dan tidak terpengaruh oleh radiasi ultra violet, serta harus tahan dari akibat pengaruh bensin, minyak, sabun, air, deterjen dan pembersih lainnya

b. Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tidak dapat terpengaruh oleh perubahan suhu

c. Bahan-bahan yang bersentuhan dengan tubuh tidak boleh terbuat dari bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit, dan tidak mengurangi kekuatan terhadap benturan maupun perubahan fisik sebagai akibat dari bersentuhan langsung dengan keringat, minyak dan lemak si pemakai.

Disain Lapisan Luar & Dalam :

1. Lapisan luar yang keras (hard outer shell)

Di desain untuk dapat pecah jika mengalami benturan untuk mengurangi dampak tekanan sebelum sampai ke kepala. Lapisan ini biasanya terbuat dari bahan polycarbonate.

2. Lapisan dalam yang tebal (inside shell or liner)

Disebelah dalam lapisan luar adalah lapisan yang sama pentingnya untuk dampak pelapis penyangga. Biasanya dibuat dari bahan polyatyrene (Styrofoam). Lapisan tebal ini memberikan bantalan yangh berfungsi menahan goncangan sewaktu helm terbentur benda keras sementara kepala masih bergerak. Sewaktu ada tabrakan yang membenturkan bagian kepala dengan benda keras, lapisan keras luar dan lapisan dalam helm menyebarkan tekanan ke seluruh materi helm. Helm tersebut mencegah adanya benturan yang dapat mematahkan tengkorak.

3. Lapisan dalam yang lunak (comfort padding)

Merupakan bagian dalam yang terdiri dari bahan lunak dan kain untuk menempatkan kepala secara pas dan tepat pada rongga helm.
Helm full face merupakan helm yang memberi perlindungan lebih dan terasa nyaman saat memakainya. Ini merupakan jenis helm yang paling aman. Helm jenis ini tetap memberikan jaminan pendengara terhadap suara dari lingkungan sekitar, melindungi dari angin dan matahari. Helm full face melindungi mata dari debu, polusi, hujan, serangga dan batu kecil yang mungkin terpental dari kendaraan lain. Dari beberapa pengujian menunjukkan bahwa helm full face tidak mengganggu penglihatan dan pendengaran. Jadi tidak ada alasan anda tidak menggunakan helm.

2.Konstruksi:

a. Helm harus terdiri dari tempurung keras dengan permukaan halus, lapisan peredam benturan dan tali pengikat ke dagu,

b. Tinggi helm sekurang-kurangnya 114 milimeter diukur dari puncak helm ke bidang utama yaitu bidang horizontal yang melalui lubang telinga dan bagian bawah dari dudukan bola mata,

c. Keliling lingkaran bagian dalam helm adalah sebagai berikut:

Ukuran                    
Keliling Lingkaran Bagian dalam (mm)

S
Antara 500 – kurang dari 540

M
Antara 540 – kurang dari 580

L
Antara 580 – kurang dari 620

XL
Lebih dari 620

d. Tempurung terbuat dari bahan yang keras, sama tebal dan homogen kemampuannya, tidak menyatu dengan pelindung muka dan mata serta tidak boleh mempunyai penguatan setempat

e. Peredam benturan terdiri dari lapisan peredam kejut yang dipasang pada permukaan bagian dalam tempurung dengan tebal sekurang-kurangnya 10 milimeter dan jaring helm atau konstruksi lain yang berfungsi seperti jaring helm.

f. Tali pengikat dagu lebarnya minimum 20 milimeter dan harus benar-benar berfungsi sebagai pengikat helm ketika dikenakan di kepala dan dilengkapi dengan penutup telinga dan tengkuk,

g. Tempurung tidak boleh ada tonjolan keluar yang tingginya melebihi 5 milimeter dari permukaan luar tempurung dan setiap tonjolan harus ditutupi dengan bahan lunak dan tidak boleh ada bagian tepi yang tajam,

h. Lebar sudut pandang sekeliling sekurang-kurangnya 105 derajat pada tiap sisi dan sudut pandang vertikal sekurang-kurangnya 30 derajat di atas dan 45 derajat di bawah bidang utama.

i. Helm harus dilengkapi dengan pelindung telinga, penutup leher, pet yang bisa dipindahkan, tameng atau tutup dagu.

j. Memiliki daerah pelindung helm

k. Helm tidak boleh mempengaruhi fungsi aura dari pengguna terhadap suatu bahaya. Lubang ventilasi dipasang pada tempurung sedemikian rupa sehingga dapat mempertahankan temperatur pada ruang antara kepala dan tempurung.

l. Setiap penonjolan ujung dari paku/keling harus berupa lengkungan dan tidak boleh menonjol lebih dari 2 mm dari permukaan luar tempurung.

m. Helm harus dapat dipertahankan di atas kepala pengguna dengan kuat melalui atau menggunakan tali dengan cara mengaitkan di bawah dagu atau melewati tali pemegang di bawah dagu yang dihubungkan dengan tempurung.

3. Pengujian helm mencakup :

1.uji penyerapan kejut,
2.uji penetrasi,
3.uji efektifitas sistem penahan,
4.uji kekuatan sistem penahan dengan tali pemegang,
5.uji untuk pergeseran tali pemegang,
6.uji ketahanan terhadap keausan dari tali pemegang,
7.uji impak miring,
8.uji pelindung dagu dan
9.uji sifat mudah terbakar.


PROSES PERUMUSAN SNI Helm : 

SNI1811-2007 ini merupakan revisi SNI No. 09-1811-1990, dengan mengadopsi dari standar internasional Rev. 1/add. 21/Rev.4 dari :

E/ECE/324 dan E/ECE/TRANS/505 Regulation No.22, uniform provision concerning the approval of protective helmets and visors for drivers and passangers of motor cycles and mopeds,
BS 6658:1985, Protective Helmet for Motorcyclists, dan
JIS T 8133:2000, Protective Helmet for Drivers and Passangers of Motor Cycle and Mopeds.


SNI ini dirumuskan oleh Panitia Teknis Kimia Hilir melalui proses/prosedur perumusan standar dan mencapai konsensus para anggota panitia teknis kimia hilir, konsumen, produsen dan lembaga pengujian dan juga instansi pemerintah terkait pada tanggal 7 Desember 2004 di Jakarta.


Source: www.bsn.go.id


Related post :


Tuesday, February 23, 2010

US 'closes in on Google hackers'

(BBC News)-Investigators say they are closing in on the source of the cyber attacks that hit a number of US companies, including Google, according to reports.

The Financial Times suggests that US officials have tracked the author of the code used to attack the company.

The paper says the alleged hacker is a Chinese "freelance security consultant in his 30s" who had published extracts of the attack code on the web.

The attacks led Google to announce that it may pull out of China entirely.

The attacks allegedly hit more than 30 companies. Google said they had targeted the e-mail accounts of Chinese human rights activists.

The hackers had used a security hole in Microsoft's Internet Explorer web browser to launch the attacks. The hole has since been patched.

The FT says that the alleged hacker posted pieces of the program to a hacker's forum and that Chinese officials had "special access" to the code.

"If he wants to do the research he's good at, he has to toe the line now and again," the paper quoted a single, unnamed government researcher as saying.

The news comes after reports linked two Chinese schools to the attacks.

Reports suggested that the source of the strikes had been traced to Shanghai Jiaotong University and the Lanxiang School, a large vocational training centre in Jinan.

Both schools deny any involvement.


Source:news.bbc.co.uk 
Foto: i.bnet.com 



Related posts:
  

Monday, February 22, 2010

JORR W1 Telah Diresmikan Oleh Wapres

Jakarta(Djakarta News)-Hari ini tanggal 22 Februari 2010, Jakarta Outer Ring Road seksi West 1 (JORR W1) Kebon Jeruk-Penjaringan telah diresmikan oleh Wakil Presiden Boediono. Sebenarnya rencana peresmian dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun karena Presiden ingin mendampingi ibundanya Ny Siti Habibah yang sedang sakit, maka wapres ditunjuk untuk menggantikannya dalam acara tersebut.

Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road(JORR) seksi West 1 panjangnnya sekitar 9,7 km yang menghubungkan Kebon Jeruk-Kembangan-Rawa Buaya-Cengkareng-Penjaringan. Dengan berfungsinya jalan tol tersebut diharapkan bisa mempercepat perjalanan dari Tangerang dan Jakarta Barat yang menuju ke Bandara Soekarno-Hatta serta mengurangi kemacetan yang sering terjadi di simpang susun Tomang.

Selain JORR W1, wapres juga meresmikan beberapa proyek yaitu:
  • Jembatan Layang Cengkareng; jembatan ini terdiri dari dua jembatan layang yang dibangun di sisi kanan dan kiri Jalan Tol Lingkar Barat seksi West 1 yang berada di persimpangan antara Jalan Lingkar Barat dan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat yang diharapkan mampu mengatasi kemacetan lalu lintas yang terjadi di persimpangan tersebut serta meningkatkan kualitas jalan alternatif menuju Bandara Soekarno-Hatta. 
  • Jembatan Cut Meutia Bekasi; jembatan ini melengkapi satu jembatan layang yang sudah ada di daerah tersebut yang berlokasi di Jalan Arteri Nasional Cut Meutia.
  • Jembatan Cibodas; jembatan ini menghubungkan arus kendaraan dari arah Serang menuju Jakarta melalui Kota Tangerang dan sebaliknya. 
  • Jalan Lingkar Karawang Jawa Barat; berlokasi di Kota Karawang, Jawa Barat. Jalan ini sebagai bagian dari jalur pantai utara Jawa.
  • Jembatan Batanghari II Jambi; berlokasi di Kota Jambi ini bertujuan mendukung akses Pelabuhan Muara Sabak serta merupakan bagian dari jalan lintas timur Sumatera di Provinsi Jambi. 
Semoga dengan pembangunan proyek-proyek jalan tol dan jembatan tersebut, pemerintah juga tidak lupa membangun atau mengadakan sarana untuk masyarakat banyak seperti jaringan angkutan masal seperti kereta api yang tidak hanya digunakan oleh kalangan yang mempunyai kendaraan pribadi (mobil) saja yang bisa merasakan manfaatnya. Masyarakat umum kebanyakan mendambakan angkutan umum masal yang nyaman, aman, cepat, dan terjangkau.

Walaupun demikian, kita sambut baik berfungsinya JORR W1 karena bisa memperlancar arus truk-truk besar dari Pelabuhan Tanjung Priok yang menuju Tangerang dengan tidak harus melalui Tol Dalam Kota. 


Foto:stat.k.kidsklik.com



Related posts:

  

Saturday, February 20, 2010

Kantor Pelayanan Pajak Propinsi DKI Jakarta

Jakarta(Djakarta News)-Sudahkah anda mempunyai NPWP? NPWP adalah Nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana administratip perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam memenuhi hak dan kewajiban perpajakan.

Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan kegiatan usaha/pekerjaan yang memperoleh penghasilan di atas PTKP(Penghasilan Tidak Kena Pajak) maka akan terhutang Pajak Penghasilan.

Besarnya PTKP (tahun 2009) yaitu:
a. Rp 15.840.000 (Limabelas Juta Delapan Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) untuk diri Wajib Pajak;
b. Rp 1.320.000(Satu Juta Tiga Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah) tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin;
c. Rp 15.840.000 (Limabelas Juta Delapan Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami;
d. Rp 1.320.000 (Satu Juta Tiga Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah) tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak anqkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.

Setelah mempunyai NPWP yang harus dilakukan adalah:
Setiap Wajib Pajak wajib mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan huruf Latin, angka Arab, satuan mata uang Rupiah, dan menandatangani serta menyampaikannya ke kantor Direktorat Jenderal Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau dikukuhkan.

Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan atau pembayaran pajak, objek pajak dan atau bukan objek pajak dan atau harta dan kewajiban, menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Dari SPT tersebut akan dapat diketahui berapa Pajak yang terhutang, berapa pajak yang telah dipotong oleh pihak lain dan berapa kekurangan/kelebihan pembayaran pajak dalam tahun itu.

Tarif pajak penghasilan untuk orang pribadi dalam negeri yaitu:
Sampai dengan Rp.50.000.000,-    =  5%
Di atas Rp.50.000.000,- sampai dengan Rp.250.000.000,-   = 15%
Di atas Rp.250.000.000,-sampai dengan Rp.500.000.000,-  = 25%
Di atas Rp.500.000.000,-    = 30%
Tarif Deviden     = 10%
Tidak memiliki NPWP (Untuk PPh Pasal 21)     = 20% lebih tinggi dari yang seharusnya
Pembayaran Fiskal untuk yang punya NPWP     = gratis


Cara menghitung pajak adalah sebagai berikut:
Contoh:
Bapak A seorang pedagang  mempunyai istri dan 3 orang anak. Penghasilan bersih tokonya tahun 2009 sebesar Rp. 21.500.000,-

PPh yang terhutang tahun 2009 adalah sebagai berikut :

a. Penghasilan neto Rp. 21.500.000,-

b. Dikurangi PTKP :
    Bapak A Rp. 15.840.000,-
    Istri Rp. 1.320.000,-
    3 anaknya Rp. 3.960.000,-
    Jumlah PTKP Rp. 21.120.000,-

c. Penghasilan Kena Pajak 2009 Rp. 380.000,-

d. PPh terhutang :
    5% X 200.000 = Rp. 19.000,-

Dengan demikian hanya sebesar Rp. 19.000,- yang wajib disetor Tn.A sebagai pajak penghasilan tahun 2009.

Secara bertahap sejak tahun 2002, Kantor Pelayanan Pajak telah mengalami modernisasi sistem dan struktur organisasi menjadi instansi yang berorientasi pada fungsi, bukan lagi pada jenis pajak. Kantor Pelayanan Pajak modern juga merupakan penggabungan dari Kantor Pelayanan Pajak konvensional dan Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak.

Pada Tahun 2002 tersebut, dibentuk 2 KPP WP Besar atau LTO (Large Tax Office). KPP ini menangani 300 WP Badan Terbesar di seluruh Indonesia dan hanya mengadministrasikan jenis pajak PPH dan PPN. Pada tahun 2003 dibentuk 10 KPP Khusus yang meliputi KPP BUMN, Perusahaan PMA, WP Badan dan Orang Asing, dan Perusahaan Masuk Bursa. Kemudian pada tahun 2004 dibentuk pula KPP Madya atau MTO (Medium Tax Office).

Sedangkan KPP Modern yang menangani WP terbanyak adalah KPP Pratama atau STO (Small Tax Office). KPP Pratama baru dibentuk pada tahun 2006 s.d 2008.Perbedaan utama antara KPP STO dengan KPP LTO Maupun MTO antara lain adalah dengan adanya Seksi Ekstensifikasi pada KPP STO, sehingga dapat dikatakan pula KPP STO merupakan ujung tombak bagi DJP untuk menambah rasio perpajakan di Indonesia.

Pembagian seksi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama adalah sebagai berikut :
Subbagian Tata Usaha
Seksi Pelayanan
Seksi Pengolahan Data dan Informasi
Seksi Ekstensifikasi
Seksi Pengawasan dan Konsultasi
Seksi Penagihan
Seksi Pemeriksaan
[sunting]

Kantor Pelayanan Pajak modern terbagi dalam tiga jenis, yaitu :
Kantor Pelayanan Pajak Besar
Kantor Pelayanan Pajak Madya
Kantor Pelayanan Pajak Pratama

Berikut adalah daftar Kantor Pelayanan Pajak di DKI Jakarta:

KPP Jakarta 

KODE KANTORUNIT KERJAALAMATNOMOR TELEPONNOMOR FAKSIMILI
310Kanwil DJP Wajib Pajak BesarJl. Medan Merdeka Timur 163518513, 35240153520680
091KPP WP Besar SatuJl. Medan Merdeka Timur 163524005(sekre), 35240503524006, 3524008(sekre)
092KPP WP Besar DuaJl. Medan Merdeka Timur 163524010, 35241403521123
051KPP BUMNJl. TMP Kalibata7980021, 7980013, 7975367980025
130Kanwil DJP Jakarta KhususGraha Sucofindo Lt.10-11 Jl. Raya Pasar minggu Kav. 3479188293(sekre), 7918829479188290
052KPP Penanaman Modal Asing SatuJl. TMP Kalibata7980023, 7941890, 7941891, 79467797975359
055KPP Penanaman Modal Asing DuaJl. TMP Kalibata79485367948191
056KPP Penanaman Modal Asing TigaJl. TMP Kalibata79484627902445
057KPP Penanaman Modal Asing EmpatJl. TMP Kalibata79192323, 79192444, 7980012, 799111679192255
058KPP Penanaman Modal Asing LimaJl. TMP Kalibata7982870, 79823887980024
059KPP Penanaman Modal Asing EnamJl. TMP Kalibata79196742, 7974514, 79196748, 7944377974516
054KPP Perusahaan Masuk BursaJl. Jend. Sudirman No.56(fax)5731205, 5731687, 57034035703404, 5731205
053KPP Badan Dan Orang Asing SatuJl. TMP Kalibata79181006(sekre), 7975357, 7988568-69, 79885717980022
081KPP Badan Dan Orang Asing DuaJl. TMP Kalibata79194783, 79194831, 7919477679194852
080Kanwil DJP Jakarta PusatJl. Gatot Subroto No.40-42529048405736066
073KPP Madya Jakarta PusatJl. Tebet Raya No. 98306505, 83035348306248
025KPP Pratama Jakarta Gambir SatuGedung Probes Jl. Gunung Sahari Raya No.2562813116281522
028KPP Pratama Jakarta Gambir DuaJl. K.H. Hasyim Ashari No.6-12 Lt.1&26338622, 6343438, 3643438, 63434406334255
029KPP Pratama Jakarta Gambir TigaJl. K.H. Hasyim Ashari No.6-12 Lt.3&463409086340908, 6347802, 6343228
074KPP Pratama Jakarta Gambir EmpatJl. Batu Tulis Raya No.53-553519980, 3813613, 38408853849381
026KPP Pratama Jakarta Sawah Besar SatuJl. Kartini VIII No.26495194, 6492523, 6492380, 64923416492448
075KPP Pratama Jakarta Sawah Besar DuaJl. Gunung Sahari Raya No.25 ABC62441556281115
027KPP Pratama Jakarta KemayoranJl. Merpati I Blok B No.126541870, 6541871, 6541868, 654187336541865
024KPP Pratama Jakarta Cempaka PutihJl. Kwini No.73502624, 3502627, 34523573454434
021KPP Pratama Jakarta Menteng SatuJl. Cut Mutia No.7 Menteng3924225, 39233783924215
071KPP Pratama Jakarta Menteng DuaWisma Bakrie Lt.1 Jl.H. Rasuna Said Kav B-15200426 (hunting), 5250132, 52578905200968
076KPP Pratama Jakarta Menteng TigaJl. Kwini No.73845211, 34427453840718
023KPP Pratama Jakarta SenenJl. Kramat Raya No.136327111, 39090253909944
022KPP Pratama Jakarta Tanah Abang SatuJl. Penjernihan I No.365734726-27, 57083695734738
072KPP Pratama Jakarta Tanah Abang DuaJl. K.H. Mas Mansyur No.71 Tanah Abang, Jakarta Pusat 31925825, 392628531925855
073KPP Pratama Jakarta Tanah Abang TigaJl. K.H. Mas Mansyur No.71 Tanah Abang, Jakarta Pusat 3192557131925527
090Kanwil DJP Jakarta BaratJl. Gatot Subroto No.40-425734791, 57360915736195
038KPP Madya Jakarta BaratJl. K.S Tubun No.105638637, 5655448, 56554495643412
031KPP Pratama Jakarta PalmerahJl. Letjen S.Parman No.99, Tomang5665681-835634550
036KPP Pratama Jakarta Grogol PetamburanGraha Sucoffindo Jl. Letjen S.Parman Kav.1025630066, 56067555650139
032KPP Pratama Jakarta Tamansari SatuJl Mangga Besar No.526267636, 62676046294546
037KPP Pratama Jakarta Tamansari DuaJl.Gajah Mada 149 ABC6260373, 6260776292525
033KPP Pratama Jakarta TamboraJl. Kali Besar Barat No.14-156928912, 69112126928564
034KPP Pratama Jakarta CengkarengJl. Lingkar Luar Barat No.10A Cengkareng Timur5401737, 54027645402604
085KPP Pratama Jakarta KalideresJl. Raya Duri kosambi No.36-37 Kel.Duri Kosambi, Cengkareng5406029, 5405998, 5406043 ext 2015410315
035KPP Pratama Jakarta Kebon Jeruk SatuJl. Arjuna Selatan Kebun Jeruk5355761, 5355762-635355760
039KPP Pratama Jakarta Kebon Jeruk DuaJl. KS. Tubun No. 105638638, 56436255655220
086KPP Pratama Jakarta KembanganJl. Arjuna Utara No. 87 ex. Gedung Guna Group5696439156964434
100Kanwil DJP Jakarta SelatanJl. Gatot Subroto 40-425250783, 52629195256042
062KPP Madya Jakarta SelatanJl. Tebet Raya No.98319347, 93193488319388, 8319405
011KPP Pratama Jakarta Setiabudi SatuJl. Rasuna Said Blok B Kav.85254270, 52542535207557
018KPP Pratama Jakarta Setiabudi DuaJl. Rasuna Said Blok B Kav.85254237, 52536225252825
063KPP Pratama Jakarta Setiabudi TigaJl. Pasar Minggu No.117992961, 7993846, 79930287994253
012KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru SatuJl. Jend. Sudirman Kav. 5652920983, 5292127652921274
019KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru DuaJl Ciputat Raya No.2 Pondok Pinang75818842, 7590870475818874
064KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru TigaJl K.H. Ahmad Dahlan No.14 A7245785, 72457357246627, 7245735
013KPP Pratama Jakarta Kebayoran LamaJl. Ciledug Raya No. 655843105, 58431045860786
017KPP Pratama Jakarta Pasar MingguJl. TB. Simatupang Kav. 597816131-4, 7884267478842440
014KPP Pratama Jakarta Mampang PrapatanJl. Raya Pasar Minggu No.179191232, 7949574, 7949575, 79900207991035, 7949575
061KPP Pratama Jakarta PancoranJl. TB. Simatupang Kav. 5 Kebagusan7804667, 78044517804862
016KPP Pratama Jakarta CilandakJl. Raya Pasar Minggu No.3278843521-2378836258
015KPP Pratama Jakarta TebetJl. Tebet Raya No.98296869, 82969378296901
110Kanwil DJP Jakarta TimurMenara Selatan Gd Menara Jamsostek Lantai 3-4 Jl. Gatot Subroto No.382525613(sekre), 25256142526075, 2524992
007KPP Madya Jakarta TimurWisma Aldiron Pancoran Suite 004-009 Lt dasar Jl.Gatot Subroto Kav.7279188111, 79188105, 7918811579188114
001KPP Pratama Jakarta MatramanJl. Matraman Raya No.438566928, 85669298566927
002KPP Pratama Jakarta JatinegaraJl. Slamet Riyadi No.18575683, 85756898575682
003KPP Pratama Jakarta PulogadungJl. Pramuka Kav.318580021, 85833098581881
004KPP Pratama Jakarta Cakung SatuJl. Pulo Buaran VI. Blok JJ/11 Kawasan Industri Pulogadung46826683, 46826686, 46882668746826685
006KPP Pratama Jakarta Cakung DuaJl. Pemuda No. 6 Rawamangun4722519, 47225204722161
005KPP Pratama Jakarta Kramat JatiJl. Dewi Sartika No. 189A8093046, 8090435 8091753
008KPP Pratama Jakarta Duren SawitJl. Matraman Raya No.438581002, 85062158581450
009KPP Pratama Jakarta Pasar ReboJl. Raya Bogor No.46 Kel. Rambutan877995128400486
120Kanwil DJP Jakarta UtaraMenara Jamsostek Tower B Lt. 5-6 Jl. Gatot Subroto No. 382526791, 25267922526793
046KPP Madya Jakarta UtaraGedung Merpati Lt. M2 dan 5, Kemayoran, Jl. Angkasa BlokB 15 Kav. 2 No. 36544873, 6544713, 6544841, 6570116 6544330, 65701146
041KPP Pratama Jakarta PenjaringanJl. Lada No.36911783, 6911784, 69225346904408
044KPP Pratama Jakarta PademanganJl. Cempaka No.2 Tanjung Priok43932824, 437150543932812
042KPP Pratama Jakarta Tanjung PriokJl. Enggano No.243930640, 43930646-494357437
045KPP Pratama Jakarta KojaJl. Raya Plumpang Semper No. 10A43922081, 43922083-8443922085
043KPP Pratama Jakarta Kelapa GadingJl. Walang Baru No.10 Semper4373834-5, 4371549, 43738374373836
047KPP Pratama Jakarta PluitJl. Logan No.3 Ancol69007716908454
048KPP Pratama Jakarta SunterJl. Walang Baru No.10 Plumpang Semper4373839-404373842
KP2KP Pulau PramukaJl. Cempaka No.2 Tanjung Priok65425256542523

Source: pajak.go.id
Foto: streetdirectory.com

Thursday, February 18, 2010

Critically endangered Sumatra rhino expecting calf

Jakarta(BBC)-Conservationists in Indonesia have announced a breakthrough in their efforts to save the critically endangered Sumatran rhino.

They say an eight-year-old female in a Sumatra wildlife reserve is due to give birth to a calf in May.

The calf will be the fourth Sumatran rhino to be born in captivity, and the first in Indonesia.

The number of Sumatran rhinos has halved in the past 15 years. There are now an estimated 200 in the wild.

Widodo Ramono, of the Rhino Foundation of Indonesia, said it had been "very, very good news" when an ultrasound scan had revealed Ratu was carrying a calf.

Ratu's mate, Andalas, was born in Cincinnati Zoo in the US in 2001 and moved to the Sumatran Rhino Sanctuary at the age of six.

Solitary animals

It is believed that when the two first met, Andalas chased Ratu, who was born in the wild, and fought with her, leaving her with serious injuries.

The smallest of the world's five rhinoceros species, the two-horned, hairy, forest dwelling Sumatran rhinos are solitary animals, often only approaching each other to mate.

The BBC's Karishma Vaswani in Jakarta says the rhinos have long been the target of poachers who seem them as valuable prizes.

There is a long-held belief their horns have medicinal properties, especially in traditional Asian medicine, says our correspondent.


Source: news.bbc.co.uk



Related post:
Six kangaroos arrive in Jakarta from Australia 

Wednesday, February 17, 2010

Stasiun Gambir Berbenah

Jakarta(Djakarta News)-Sewaktu saya mau pergi ke Jogja hari Sabtu sore awal Februari 2010, saya berencana naik kereta api. Pada saat itu saya belum beli tiket, jadi pikir-pikir dulu mau naik KA eksekutif, bisnis, atau ekonomi. Trus saya berpikir mendingan berangkat naik KA ekonomi atau bisnis baru pulangnya ke Jakarta nanti naik KA eksekutif.

Sabtu sore pulang kerja saya langsung meluncur menuju stasiun Pasar Senen berencana beli tiket KA Progo jurusan Pasar senen – Lempuyangan Yogyakarta seharga Rp. 38.000 atau naik KA Sawunggalih jurusan Kutoarjo Rp.80.000 transit di Kutoarjo ganti KA Prameks menuju Jogja.

Dalam perjalanan menuju Pasar senen bingung juga motor mau diparkir di mana karena akan ditinggal selama 2 hari. Akhirnya saya putuskan untuk parkir di Stasiun Gambir saja. Sampai di tempat parkir,saya tanya ke petugas penjaga parkir, bisa ga parkir nginap? Trus dijawab, bisa, dua bulan juga boleh hehehe(sambil bergurau).

Parkir di stasiun Gambir 1 jam pertama Rp.1000, Rp.500 perjam berikutnya. Berarti kalau ditinggal 2 hari yah hitung sendiri deh, tapi yang jelas lebih murah daripada naik taksi. Kemudian setelah parkir, saya jalan kaki menuju halte busway stasiun Gambir untuk naik bus transjakarta menuju stasiun Pasar Senen.

Pulang dari Jogja hari Senin malam, saya naik KA eksekutif Taksaka dan sampai di stasiun Gambir hari Selasa pagi. Ternyata stasiun Gambir sudah mengalami banyak perubahan. Perubahan-perubahan yang saya rasakan yaitu:
-Kios-kios yang ada di lantai 2 seperti rumah makan, penjual minuman, penjual koran, majalah dan lain-lain sudah tidak ada. Di lantai 2 tersebut bersih, los, kosong.
-Tempat parkir taxi blue bird pindah tempat, dari tempat semula di sisi utara pindah di sisi barat.
-Tempat parkir motor memang sudah pindah waktu saya parkir hari sabtu sore, lebih dekat dengan halte busway.
-Dan mungkin ada perubahan lain yang saya ga tau.

Sepertinya stasiun Gambir mau dibuat layaknya stasiun berstandar Internasional yang terintegrasi langsung dengan sarana transportasi lain seperti, KRL, busway, taxi, bus bandara Soekarno Hatta, dan lain-lain untuk kemudahan dan kenyamanan penumpang.

Menurut PT KA Executive Vice President Daerah Operasi 1 Jakarta Mulianta Sinulingga, seperti dikutip detik.com, rencana pembenahan stasiun Gambir meliputi:
1. Hospitality.
2. Security.
3. Penataan Lay Out Tenant.
4. How Pup in and out.
5. penataan Taman.
6. Toilet bersih gratis.
7. Penataan parkir.
8. Estetika Sta.Gambir.
9. Stasiun Gambir yang lebih bersih dan bersahabat, bebas Gepengpeng (gelandangan, pengemis, pengamen).
10. Integrasi Shelter Busway dengan Stasiun.
11. Garrets Gate.

Jalan di depan Stasiun arah merdeka timur dipergunakan untuk Dropping Area, Vallet Parking, dan Parkir VIP. Di belakang stasiun di tata area parkir, area Taksi way, jalur khusus dan shelter Bis Bandara dan Bandar Lampung, diharapkan parkir di belakang lebih luas, lebih tertib, dan lebih nyaman.

Untuk di dalam Gedung Stasiun semua pintu dibuka lantai dasar dan lantai 1 sehingga Public Area lebih luas dan bebas bea peron.

Semoga pembenahan stasiun Gambir bisa terwujud dengan baik.

Foto: kfk.kompas.com



Related pots:
Kapan Busway Koridor IX Dan X Beroperasi?
Saran Untuk Bus Transjakarta






Saturday, February 13, 2010

Jakarta needs 200,000 more absorption wells to secure water storage

Jakarta(RRI)-Jakarta needs to build more than 200,000 absorption wells to help the city maintain its groundwater level and secure water storage for future needs, an official from the Forestry Ministry says. According to our studies, Jakarta should have 261,852 absorption wells to ensure it has enough groundwater in the future,” the ministry’s watershed management director Silver Hutabarat said in a discussion Friday. 
But unfortunately, we currently have less than 3,000 [absorption wells]. Once all the wells are built, Silver said it would help the city absorb a total of 437.2 cubic meters of rain water per second, or equal to the water stream capacity of city’s West Canal.

But the difference is the canal takes rain water to the sea,” he said. The Jakarta Environmental Management Agency (BPLHD) reported that the city lost 65.8 million cubic meters of its groundwater annually, mostly because the ground in Jakarta absorbs less water than the amount it should, decreasing its groundwater level. The decline of groundwater also causes land subsidence. 
Source: rri.co.id
Foto: ristek.go.id 

Related post:
Jakarta Saat Musim Hujan 

Rumah Sakit Di Jakarta

Jakarta(Djakarta News)-Begitu padatnya penduduk Jakarta, maka semakin banyak juga orang yang sakit. Masyarakat baik kaya maupun miskin tentu ingin sembuh dari penyakit yang diderita. Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah tempat yang paling dekat dan paling mudah dijangkau oleh masyarakat Jakarta untuk memeriksakan diri apabila sakit.

Akan tetapi Puskesmas tidak bisa menangani segala macam penyakit, apalagi penyakit yang berat dan kronis yang memerlukan operasi seperti tumor, kanker, jantung, dan lain-lain. Puskesmas hanya bisa memberi rujukan untuk memeriksakan penyakit yang tidak bisa ditangani ke rumah sakit.

Di Indonesia (id.wikipedia.org), sejarah perkembangan rumah sakit pertama sekali didirikan oleh VOC tahun 1626 dan kemudian juga oleh tentara Inggris pada zaman Raffles terutama ditujukan untuk melayani anggota militer beserta keluarganya secara gratis. Jika masyarakat pribumi memerlukan pertolongan, kepada mereka juga diberikan pelayanan gratis.

Hal ini berlanjut dengan rumah sakit-rumah sakit yang didirikan oleh kelompok agama. Sikap karitatif ini juga diteruskan oleh rumah sakit CBZ di Jakarta. Rumah sakit ini juga tidak memungut bayaran pada orang miskin dan gelandangan yang memerlukan pertolongan.

Semua ini telah menanamkan kesan yang mendalam di kalangan masyarakat pribumi bahwa pelayanan penyembuhan di rumah sakit adalah gratis. Mereka tidak mengetahui bahwa sejak zaman VOC, orang Eropa yang berobat di rumah sakit VOC (kecuali tentara dan keluarganya) ditarik bayaran termasuk pegawai VOC.

Rumah sakit bisa terdiri atas gabungan atau pun hanya satu bangunan. Kebanyakan mempunyai afiliasi dengan universitas atau pusat riset medis tertentu. Kebanyakan rumah sakit di dunia didirikan dengan tujuan nirlaba.

Di Jakarta, seperti di rumah sakit Dr Cipto Mangunkusumo, merupakan rumah sakit penelitian/pendidikan karena rumah sakit umum tersebut terkait dengan kegiatan penelitian dan pendidikan di fakultas kedokteran pada suatu universitas/lembaga pendidikan tinggi, yaitu Universitas Indonesia. Biasanya rumah sakit ini dipakai untuk pelatihan dokter-dokter muda, uji coba berbagai macam obat baru atau teknik pengobatan baru. Rumah sakit ini diselenggarakan oleh pihak Universitas Indonesia sebagai salah satu wujud pengabdian masyararakat / Tri Dharma perguruan tinggi.

Ada juga rumah sakit yang menangani pelayanan khusus, jenis ini mencakup trauma center, rumah sakit anak, rumah sakit manula, atau rumah sakit yang melayani kepentingan khusus seperti psychiatric (psychiatric hospital), penyakit pernapasan, dan lain-lain.

Dengan adanya rumah sakit-rumah sakit tersebut, semoga masyarakat di Jakarta bisa tenang dan merasa nyaman dalam merawat dan menjaga kesehatannya. Terutama rakyat miskin juga bisa terjangkau biaya pengobatan dan perawatan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Berikut adalah daftar beberapa rumah sakit ternama di Jakarta:


Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (Central Hospital)
Jalan Diponegoro 71, Jakarta Pusat
Telp : 330-808, 314-4756, 390-1192, 390-1193

Rumah Sakit Graha Medika
Jalan Raya Pejuangan Kav 8, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Telp : 530-0887 to 530-0889 l Fax 530-0876

Rumah Sakit Anak & Bersalin Harapan Kita
Jalan Letjen S Parman 87 Slipi, Jakarta Barat
Telp : 567-2472, 567-3767, 567-2191, 566-8284 l Fax 560-1816

Rumah Sakit Honoris
Jalan Honoris Raya, Kota Medern, Tangerang
Telp : 552-9035, 552-9229 l Fax 552-9036

Rumah Sakit Siloam Gleneagles
Jalan Siloam 6, Lippo Karawaci
Telp : 546-0051 to 546-0057 l Fax 546-0921

Rumah Sakit Islam Jakarta
Jalan Cempaka Putih Tengah I/1, Jakarta Pusat
Telp : 424-4208, 425-0451 to 425-0454 l Fax 420-6681

Rumah Sakit Kanker Dharmais
Jalan S Parman 84-86 Slipi, Jakarta Barat
Telp : 568-1570 l Fax 568-1579

Rumah Sakit Medistra
Jalan Gatot Subroto 59, Jakarta Selatan
Telp : 521-0200 l Fax 521-0184

Rumah Sakit MMC
Jalan HR Rasuna Said C 21, Kuningan, Jakarta Selatan
Telp : 520-3435 522-5201 to 522-5205 l Fax 520-3417

Rumah Sakit Medika Griya
Jalan Danau Sunter Utara, Sunter Paradise, Jakarta Utara
Telp : 640-0261, 645-9877 l Fax 640-0778

Rumah Sakit Mitra Keluarga
Jalan Raya Jatinegara Timur 87, Jakarta Timur
Telp : 280-0888, 280-0999, 280-0666 l Fax 280-0755

Rumah Sakit Mediros
Jalan Perintis Kemerdekaan Pulogadung, Jakarta Timur
Telp : 472-1336, 470-4565, 475-0042, 472-1237 l Fax 489-1937

Rumah Sakit Pondok Indah
Jalan Metro Duta 1 Pondok Indah, Jakarta Selatan
Telp : 769-2252, 750-2794 l Fax 750-2324

Rumah Sakit Pelni Petamburan
Jalan Aipda KS Tubun 92-94, Jakarta Barat
Telp : 548-0608, 548-4809, 530-6901 to 530-6906 l Fax 530-6907

Rumah Sakit Puri Cinere
Jalan Maribaya F 2/1-10 Puri Cinere, Jakarta Selatan
Telp : 754-5492, 754-5488, 754-5491 l Fax 754-5490

Rumah Sakit Tebet
Jalan MT Haryono 8, Jakarta Selatan
Telp : 830-7535 to 830-7540 l Fax 831-1760

Rumah Sakit Sint Carolus
Jalan Salemba Raya 41, Jakarta Pusat
Telp : 390-4441 l Fax 310-3226

Rumah Sakit PGI Cikini
Jalan Raden Saleh 40
Telp : 336-961, 314-9667 to 314-9669 l Fax 324-663, 336-019

Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto
Jalan Abdul Rahman Saleh 24, Jakarta Pusat
Telp : 344-1008 l Fax 385-9460

Rumah Sakit UKI
Jalan Mayjend Sutoyo, Cawang
Telp : 809-3306, 809-2317 l Fax 809-2445

CARDIAC CENTERS

Rumah Sakit Jantung Harapan Kita
Jalan Letjen S Parman 87, Slipi, Jakarta Barat
Telp : 568-4085, 568-4093 l Fax : 568-4130

Intensive Coronary Care Unit (ICCU) RS Dr Cipto Mangunkusumo
Jalan Diponegoro 71, Jakarta Pusat
Telp : 314-7873


Source:
id.wikipedia.org
indofamily.net

Foto: jakarta-tourism.go.id


Wednesday, February 10, 2010

Indonesia's 2022 World Cup bid in severe doubt

Jakarta(ESPN)-Indonesia's hopes of hosting the 2022 World Cup are in doubt with the country's government yet to declare their support for the bid. Prospective hosts for the tournament must provide FIFA with a letter of government support by Tuesday if they are to have their bid considered.

However, the Indonesian Football Association (PSSI) are yet to receive confirmation of their government's backing, leaving their chances of hosting the tournament looking bleak.

PSSI deputy secretary general Dali Thai told the Jakarta Globe: "The guarantee letter is very important. Without backing from the government, Indonesia will be disqualified from the bidding process. If we don't take the opportunity now, we'll have to wait for another 20 years.

"President Susilo Bambang Yudhoyono and minister of youth and sport Andi Alifian Mallarangeng are the key figures to make this bid happen. We plead to them. It's not just a PSSI event, it's a big event for Indonesians.''

The absence of the official letter also prevents the PSSI from exploring other options, such as a potential joint bid with Australia. Dali claimed FIFA had confirmed the 2022 World Cup would be held in Asia.



Source: espn.go.com


Related post:


Friday, February 5, 2010

Museum Di Jakarta Ternyata Masih Banyak

Jakarta(Djakarta News)-Ternyata di Jakarta banyak terdapat museum. Museum-museum tersebut kebanyakan berada di Jakarta Pusat walaupun ada juga di Jakarta Selatan, Barat, Utara, maupun Jakarta Timur. Yang sering dilihat, pengunjungnya adalah rombongan studi tour anak sekolah, itupun dari luar Jakarta. Seperti yang sering saya lihat di Museum Fatahillah daerah Kota Tua Jakarta, pengunjungnya selalu rombongan dari sekolah yang sedang studi tour.

Memang ada juga pengunjung selain rombongan studi tour tersebut, tetapi jumlahnya sangat sedikit dan itupun yang sering saya lihat wisatawan lokal dan turis mancanegara, entah itu dari Eropa, Jepang, atau yang lainnya. Boleh dikatakan museum sudah tidak menarik lagi bagi kebanyakan masyarakat kita. Orang tua jaman sekarang jarang sekali yang mengajak anaknya mengunjungi museum, karena lebih menarik dan menyenangkan pergi ke mal, atau tempat wisata modern lainnya.

Museum sendiri menurut sejarahnya, secara etimologis (museum) berasal dari kata Yunani, mouseion, yang sebenarnya merujuk kepada nama kuil untuk sembilan Dewi Muses, anak-anak Dewa Zeus yang melambangkan ilmu dan kesenian.

Museum berkembang seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan manusia semakin membutuhkan bukti-bukti otentik mengenai catatan sejarah kebudayaan.

Di Indonesia, museum yang pertama kali dibangun adalah Museum Radya Pustaka yang terletak di Solo Jawa Tengah, didirikan oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada tanggal 28 Oktober 1890 saat pemerintahan Pakubuwono IX. Selain itu terdapat pula Museum Gajah yang dikenal sebagai yang terlengkap koleksinya di Indonesia, Museum Wayang, Persada Soekarno, Museum Tekstil serta Galeri Nasional Indonesia yang khusus menyajikan koleksi seni rupa modern Indonesia.

Museum memiliki peran sebagai lembaga pendidikan non formal, karena aspek edukasi lebih ditonjolkan dibanding rekreasi. Museum juga merupakan sebuah lembaga pelestari kebudayaan bangsa, baik yang berupa benda (tangible) seperti artefak, fosil, dan benda-benda etnografi maupun tak benda (intangible) seperti nilai, tradisi, dan norma.

Berharap semoga kita bisa memelihara dan memanfaatkan museum untuk melihat perjalanan sejarah budaya bangsa, sehingga kelak generasi penerus tidak melupakan budaya bangsa Indonesia.

Berikut adalah daftar museum-museum yang ada di Jakarta:
Menteng Raya no. 31, Jakarta Pusat
Monumen Nasional, Jl. Silang Monas, Jakarta Pusat
Monumen Pancasila Sakti, Jl. Raya Pondok Gede Lubang Buaya, Jakarta Timur
Museum ABRI "Satriamandala" , Jl. Jend. Gatot Subroto No. 14, Jakarta Selatan
Museum Adam Malik, Jl. Diponegoro No. 29, Jakarta Pusat
Museum Adam Malik, Jl. Diponegoro No.29, Jakarta Pusat. Phone: 337408
Museum Ahmad Yani "Sasmitaloka" , Jl. Lembang No. 58, Jakarta Pusat
Museum Anatomy FK.UI, Jl. Salemba No.6, Jakarta Pusat. Phone: 330363
Museum Artha Suaka, Jl. Kebon Sirih 82, Jakarta Pusat. Phone: 374108
Museum Asmat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Museum Bahari, Jl. Pasar Ikan No. 1, Jakarta Utara.
Museum Fatahillah, Jl. Taman Fatahillah, Jakarta Kota. Phone: 679101
Museum Fauna Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah
Museum Gedung Juang 45, Jl. Menteng Raya No. 31, Jakarta Pusat. Phone: 356141
Museum Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Museum Istana Kepresidenan "Puri Bhakti Renatama", Jl. Veteran No. 16,Jakarta Pusat
Museum Kebangkitan Nasional, Jl. Abdurrachman Saleh No.26, Jakarta Pusat. Phone: 336143
Museum Keprajuritan Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah
Museum Komodo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Phone: 8400525
Museum Kriminal ( MABAK ), Jl. Trunojoyo No. 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Phone: 70112652
Museum Laut AncolL, Jl. Lodan Timur Ancol, Jakarta Utara. Phone: 680519, 68105
Museum Wanggala Wanabakti, Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Phone: 5703246
Museum Militer, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Museum Minyak dan Gas Bumi, "Graha Widya Patra" Taman Mini Indonesia Indah
Museum Mobil, Sirkuit Sentul, Jawa Barat
Museum Nasional, Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Jakarta Pusat. Phone: 360976, 360551
Museum Olah Raga, Taman Mini Indonesia Indah
Museum Perangko Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah
Museum Pers Antara, Jl. Antara Pasar Baru, Jakarta Pusat. Telp: (021) 3458771
Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jl. Imam Bonjol No. 1, Jakarta Pusat
Museum POLRI, Jl. Trunojoyo No. 1, Jakarta Selatan
Museum Purnabhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah
Museum Pusaka, Taman Mini Indonesia Indah
Museum Reksa Artha, Jl. Lebak Bulus I, Cilandak, Jakarta Selatan. Phon: 7395000
Museum Sasmita Loka A. Yani, Jl. Lembang, Jakarta Pusat. Phone: 547431
Museum Satria Mandala, Jl. Jend. Gatot Subroto No.26, Jakarta Pusat. Phone: 582759
Museum Science & Technology, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Museum sejarah Jakarta, Jl. Taman Fatahillah No. 1, Jakarta BaratMuseum Joang '45, Jl.
Museum Seni Rupa dan Keramik, Jl. Pos Kota No. 2, Jakarta Barat
Museum Seni, Jl. Fatahillah No.6, Jakarta Kota. Phone : 271062, 671062
Museum Serangga, Taman Mini Indonesia Indah
Museum Sumpah Pemuda, Jl. Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat. Phone: 3103317
Museum Taman Prasasti, Jl. Tanah Abang I Jakarta Pusat. Phone: 377907
Museum Tekstil, Jl. KS Tubun No. 4, Jakarta Barat, Telepon & Faks : (021)5606613.
Museum Telekomunikasi, Taman Mini Indonesia Indah
Museum TNI AL "Loka Jala Srana", Cilangkap, Jakarta Timur
Museum TNI AU "Dirgantara Mandala", Jl. Jend. Gatot Subroto No. 27, Jakarta Selatan
Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah
Museum Tugu Nasional, Jl. Medan Utara, Jakarta Pusat. Phone: 340541
Museum Waspada Purbawisesa, Jl. Jend. Gatot Subroto No. 16, Jakarta Selatan
Museum Wayang, Jl. Pintu Besar Utara No. 27, Jakarta Kota. Phone: 679560
Planetarium, Jl. Cikini Raya No.71, Jakarta Pusat. Phone: 346610, 337530
Pra Museum Onrust, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara
Bentara Budaya Jakarta, Jl. Palmerah Selatan No. 17, Jakarta Barat
Gedung M.H. Thamrin, Jl. Kenari II/15, Jakarta Pusat.



Source: 
id.wikipedia.org
museum-indonesia.net


Related Post: 


Recent Posts

Jakarta (Djakarta News - ANTARA News) - State oil and gas company Pertamina said it was optimistic its net profit
 
Jakarta (Djakarta News)- Sudah sejak lama sampai akhir-akhir ini, sering terjadi tawuran antar pelajar di Jakarta
 
Valencia (Djakarta News - AUTOSPORT.com) - Indonesia's Rio Haryanto won the second Auto GP race at Valencia
 
Jakarta (Djakarta News)- Tentu sudah banyak yang mengenal tentang game RTS (Real-time strategy) Age of Empires II
 
Jakarta (Djakarta News - ANTARA News) - Preparations for the Lebaran holiday exodus this year are better
 

Recent Comments

Followers